

Baru pertama kali tahu istilah Vaginismus?
Vaginismus merupakan sebuah penyakit kekakuan otot-otot vagina yang tidak bisa dikendalikan, sehingga menyebabkan kendala maupun kegagalan penetrasi vagina. Gambaran terbanyak dari keadaan pasien dengan vaginismus adalah keluhan tidak bisa terjadinya penetrasi penis ke vagina, walaupun sang perempuan menghendakinya.
Vaginismus bukanlah penyakit psikologis seperti yang seringkali dipahami banyak pihak secraa keliru. Sesuai dengan klasifikasi penyakit ICD (International Classification of Diseases) yang dikeluarkan oleh WHO (World Health Organization)-sebagai badan tertinggi kesehatan dunia, vaginismus adalah bagian dari penyakit pada organ tubuh perempuan, yaitu vagina (N94.2).
Fakta ilmiah klinis justru menunjukkan, gejala gangguan psikis yang tampak pada penderita vaginismus justru malah merupakan dampak/manifestasi atas terlebih dahulu adanya penyakit vaginismus serta keburukan-keburukan yang menyertainya.
Vaginismus bukan disebabkan oleh gangguan psikologis. Vaginismus adalah penyakit pada organ vagina, bukan penyakit pada psikologis. Vaginismus dan keburukannya justru menyebabkan penderita mengalami gangguan psikis.
Asumsi keliru bahwa vaginismus disebabkan gangguan psikiologis, malah biasanya berujung pada keadaan penderitanya disudutkan, disalahkan, dihakimi, bahkan dilakukan rudapaksa.
Penderita vaginismus tidak bersalah. Mereka harus dibantu, bukan disalahkan.
“Vaginismus itu bisa sembuh”
Lebih Tahu Tentang Vaginismus Lewat Artikel
Mereka Yang Telah Berjuang dan Mengambil Tindakan
Terima kasih sudah mempercayakan pada Vaginismus Indonesia

Mira Nur Pratiwi
“Saya sadar, menjadi seorang survivor vaginismus akan sangat berat tanpa dukungan-dukungan orang sekitar. Bersyukur dipertemukan dokter-dokter luar biasa yang sangat ramah pada penderita vaginismus, salah satunya dr. Robbi A Wicaksono, Sp.OG. karena Allah pertemukan kami dengannya menjadi jalan kesembuhan vaginismus yang saya derita.”