TESTIMONIAL

Tidak Perlu Khawatir, Vaginismus Bisa Disembuhkan Seperti Mereka

Distiya Pramesti

Distiya Pramesti

“Kesembuhan itu untuk diperjuangkan bukan hanya sekedar “Saya ingin sembuh”, terutama dengan dukungan dari orang terdekat seperti suami dan keluarga. Terima kasih dr. Robbi Asri Wicaksono, SpOG”

Tiara Cantika

Tiara Cantika

“Saat tuhan menunjukkan jalan untuk sembuh, tiada kata yang dapat mengungkapkan bahwa kami sangat bersyukur. Rasa ragu pasti ada namun kami sembuh, kalian juga bisa sembuh, terima kasih dr Robbi Asri Wicaksono SpOG.”

Emy Yuniati

Emy Yuniati

“Selama ini aku mengira bahwa ini adalah aib. Namun akhirnya aku menyadari bahwa ini adalah penyakit Vaginismus dan mempertemukanku dengan dr. Robbi Wicaksono. Terima kasih suamiku yang selalu menyayangi dan mencintaiku.”

Crescentia Sesy

Crescentia Sesy

“Selama 8 tahun saya berdoa, dan akhirnya dipertemukan dengan dr. Robbi Asri Wicasono, SpOG. Sejak pertemuan pertama, saya merasakan energi positive, telinga yang mendengarkan dan perlakuan dimana saya diperlakukan seperti manusia”

Indri Febri Y

Indri Febri Y

“Setelah 10 tahun berlalu, aku dipertemukan dengan akun Vaginismus Indonesia dan menemukan jawaban atas semua penderitaanku selama ini.  Aku senang karena aku menemukan jawabannya, karena ternyata penyakit ini nyata, aku tidak aneh, aku tidak sendirian dan ternyata Vaginismus ini bisa disembuhkan.”

Mira Nur Pratiwi

Mira Nur Pratiwi

“Saya sadar, menjadi seorang survivor vaginismus akan sangat berat tanpa dukungan-dukungan orang sekitar. Bersyukur dipertemukan dokter-dokter luar biasa yang sangat ramah pada penderita vaginismus, salah satunya dr. Robbi A Wicaksono, Sp.OG. karena Allah pertemukan kami dengannya menjadi jalan kesembuhan vaginismus yang saya derita.”

Helena Octavianti

Helena Octavianti

“Terima kasih pada Tuhan, saya dipertemukan dengan orang yg tepat. Terima kasih dr. Robbi utk pertolongannya yg tidak hanya secara medis saja, namun juga membawa nilai-niai kesalingan dan kesetaraan hidup suami istri. Saya mengagumi konsep modern parenting yg selalu dipaparkan beliau, bagaimana kita seharusnya memposisikan diri dan menyiapkan mental sebelum punya anak dan menjadi orangtua”